Friday, January 06, 2006

Gereja-gereja Tua di Jakarta

Judul : Gereja-gereja Tua di Jakarta (Seri Gedung2 Ibadat yang tua di Jakarta)
Penulis : A. Heuken SJ
Penerbit : Yayasan Cipta Loka Jakarta, 2003
Tebal : 240 hal , foto berwarna dan dicetak diatas kertas glossy
Harga : Rp. 68.000,-

Gereja-gereja tua saat ini masih dapat kita lihat diberbagai penjuru Jakarta. Gereja-gereja tua ini sebenarnya bukan saja sebagai tempat ibadat umat Kristiani, namun juga mampu berperan sebagai kenangan di tengah modernisasi kota. Dari situ, gereja tua bisa jadi pengorek memori histori yang andal. Namun sayangnya hingga kini orang hanya memandang gereja tua hanya sebagai rumah ibadah yang kokoh dan memiliki cita-rasa seni yang tinggi pada keindahan arsitekturnya. Padahal bila ditelusuri dan diungkap sejarah pembangunan dan umat yang pernah berbakti di dalamnya, gereja tua mampu menguak sepenggal kisah-kisah unik dan sejarah Jakarta masa lampau.

Buku yang ditulis oleh Alodf Heuken SJ, seorang rohaniwan Jerman yang telah berpuluh tahun menetap dan melayani umat di Jakarta ini mencoba menguak keberadaan Gereja-gereja Tua di Jakarta. Seperti dalam kata pengantarnya Heuken menjelasakan bahwa buku ini bukan merupakan buku sejarah agama Kristen di Jakarta. Buku ini bermaksud membicarakan riwayat hidup umat Kristen sejauh berkaitan dengan gedung-gedung ibadatnya yakni gereja yang masih atau pernah berdiri di Ibu kota negara kita ini. (hal10)

Buku ini dibagi kedalam 9 bab besar yang menguraikan semua gereja-gereja tua di Jakarta yang dibangun sejak abad 17 hingga pertengahan abad 20. Hampir seluruh gereja tua dalam berbagai aliran mulai dari gereja reformis, Anglikan, Katholik, Metdhodist, Advent, dll teruraikan dengan lengkap dalam buku ini. Yang menarik dari buku ini Romo Heuken tidak hanya membahas sejarah pendirian dan keindahan arsitektur bangunannya saja melainkan dijelaskan pula kondisi umat dan pemimpin umatnya baik pada saat gereja mulai dibangun hingga gereja bertahan hingga kini.

Buku yang dicetak diatas kertas glossy ini juga dilengkapi dengan banyak gambar-gambar antik dan foto-foto berwarna yang yang memperlihatkan lanskap dan arsitektur gereja beserta barang-barang dan dokumen-dokumen milik gereja yang masih tersimpan dengan baik hingga kini.

Buku ini sendiri merupakan seri I dari trilogi yang dibuat Romo Heuken tentang gedung-gedung beribadat di Jakarta yakni gereja, mesjid dan kelenteng.

Walau bukan termasuk buku referensi mengenai sejarah Gereja tampaknya buku ini dikerjakan Romo Heuken dengan sangat serius dan riset yang mendalam, lebih dari 100 buku referensi dan manuskrip dari abad 17 hingga buku-buku referensi terbaru dijadikan acuan bagi Romo Heuken untuk membuat buku ini. Tentunya kehadiran buku ini akan sangat bermanfaat bagi para pemerhati sejarah dan masyarkat awam yang peduli akan keberadaan rumah-rumah ibadat tua yang banyak memiliki nilai dan kisah-kisah sejarah yang patut diketahui untuk melengkapi sejarah gereja, kota Jakarta ,bahkan sejarah Nasional Indonesia.

Yang patut disayangkan di buku ini adalah tak terdapat satu infromasipun mengenai penulis buku ini - Adolf Heuken SJ - padahal identitas penulis adalah komponen terpenting dari sebuah buku. Kredibilitas penulis buku sangat mempengaruhi seseorang dalam memilih buku terlebih buku-buku bertema sejarah dan keilmuan.

@h_tanzil

5 comments:

Anonymous said...

This is very interesting site... Free cell phones compatable with tmobile sim chips frederick eczema Store of cell phone accessories Anal blood biggest basketball fight Adware remover spyware v6.0

Anonymous said...

Where did you find it? Interesting read film editing schools

Anonymous said...

Very nice site! about fioricet Budget life insurance Port conferencing debt consolidation

Yogi Marsahala said...

Gereja tua perlu dilestarikan

Yogi Marsahala said...

selain sejarah gereja, perkembangan gereja dan agama Kristen perlu dipelajari, komentar balasan dong di blog saya www.goocap.com