Monday, May 29, 2006

Sarjana koq Nanggur ?


Judul : Sarjana Koq Nanggur ?
(Rahasia Lulus Cepat dan Cepat Kerja)
Penulis : Hasan Tirta Pulung
Penerbit : Pustaka Sembada
Cetakan : I, April 2006
Tebal : 80 hlm ; 12x18 cm


Menganggur adalah hal yang paling tidak diharapkan bagi para mahasiswa yang baru saja menyelesaikan kuliahnya. Berlomba-lomba para sarjana berusaha memperoleh pekerjaan yang layak, tak jarang ada juga yang bekerja seadanya asal predikat pengangguran tak melekat pada dirinya. Yang beruntung bisa langsung bekerja sesuai dengan ilmunya, namun ada pula yang tak beruntung dan harus menganggur setelah mereka lulus dari kuliahnya. Tragisnya sarjana yang menganggur ini semakin lama semakin meningkat jumlahnya. Mengapa banyak sarjana menganggur ? Bukankah mereka telah dipersiapkan untuk menjadi ilmuwan-ilmuwan yang siap pakai untuk diterjunkan kedalam berbagai jenis pekerjaan sesuai dengan bidang mereka? Bukankah deretan iklan lowongan pekerjaan selalu dengan mudah kita temui di media-media cetak ?

Berbagai jawaban atas pertanyaan tersebut kerap menyalahkan sistem pendidikan di negeri ini yang dianggap salah dan perlu diperbaharui. Jika sistem yang salah, apa yang dapat kita lakukan ? Kita bukanlah pengambil kebijaksanaan dan sangat sulit merubah sistem pendidikan yang sudah baku. Alih-alih menyalahkan sistem yang salah tanpa bisa melakukan apapun, buku kecil ini mencoba mengajak pembacanya untuk berpikir realistis dengan cara mengubah diri sendiri tanpa harus menyalahkan sistem dan menyerah begitu saja pada keadaan yang tidak bisa kita ubah.

Buku ini terdiri dari 3 bagian besar yang terdiri dari 9 bab. Bagian pertama : Seputar Pengangguran yang terdiri dari 4 bab mengurai bagaimana pengangguran adalah hantu bagi semua orang, khususnya para sarjana. Pada bab ini penulis menyajikan angka-angka dari media massa yang menyatakan semakin tingginya tingkat pengangguran dan tak sedikit sarjana yang ikut menyumbang jumlah angka pengangguran tersebut.

Selanjutnya dibahas mengapa banyak sarjana menganggur. Penulis menguraikan beberapa penyebabnya antara lain, salah memilih jurusan, berlama-lama di kampus / mahasiswa abadi, terganjal Indeks Prestasi, dan tidak mau mencari kerja dibidang diluar disiplin keilmuannya. Di bab ini pembaca akan menyadari bahwa penyebab sarjana menganggur adalah sebenarnya berasal dari diri sendiri.

Bagian Pertama buku ini juga membahas secara tersendiri masalah PNS yang selama ini dianggap sebagai solusi agar seseorang tidak menganggur serta memiliki masa depan yang terjamin, padahal setelah dicermati mendaftar sebagai PNS yang prosedural dan tidak mudah itu bukanlah solusi terbaik untuk menghindari diri dari pengangguran.

Di Bagian Kedua : Rahasia Lulus Cepat, buku ini antara lain menyajikan beberapa tips agar lulus cepat, antara lain menyiasati salah jurusan saat kuliah, trik agar tidak berlama-lama di kampus dan trik meraih Indeks Prestasi (IP) yang "Layak Jual" dimata perusahaan yang mencari tenaga kerja. Dalam menyiasati salah jurusan, penulis mengungkapkan bahwa salah memilih jurusan bukanlah akhir dari segalanya, hal ini bisa disiasati dengan berusaha mengincar mata kuliah mana yang bisa dikembangkan dan memberi peluang pada masa depan. Selain itu bisa juga dengan mengembangkan hobi dengan mengikuti unit kegiatan mahasiswa seperti kesenian, olah raga, dll.

Dalam menyiasati agar tidak berlama-lama di kampus, penulis menyarankan agar mengambil cara yang paling umum dan mudah yaitu mengambil semester pendek. Jika tidak menyediakan fasilitas semester pendek, penulis menyarankan agar meraih nilai C minimal untuk setiap mata kuliah..

Di bagian ketiga : Seputar Lowongan Kerja yang merupakan bagian akhir dari buku ini diungkap bagaimana mencari sumber lowongan, memilih iklan lowongan pekerjaan dan bagaimana cara mengirim surat lamaran.

Secara keseluruhan buku menarik untuk disimak bagi para sarjana dan calon sarjana atau bagi para orang tua yang memiliki anak yang sedang kuliah, tips-tipsnya praktis dan berdasarkan pengalaman penulisnya sehingga sudah teruji dan mudah diterapkan. Tidak ada kalimat-kalimat yang bertele-tele dalam buku ini, semuanya tersaji dengan singkat dan padat karena tampaknya tips-tips dan uraian pemikiran penulis dalam buku ini tersaji untuk segera diterapkan oleh pembacanya.

Kritik untuk buku ini mungkin hanya pada pengemasannya, buku ini dikemas dengan sangat sederhana , cover hitam putih dan ilustrasi dan tipografi judul yang seadanya mungkin membuat buku ini tidak ‘eye catching’. Namun mungkin karena buku ini diterbitkan secara swadaya (penerbit ‘indie’) dan kesederhanaan pengemasannya dimaksudkan untuk menekan ongkos produksi buku agar terjangkau oleh kantong mahasiswa kehadiran buku ini patut diberikan apresiasi yang positif

Terlepas dari masalah cover yang tidak menarik, buku ini sangat layak dibaca oleh para maasiswa dan bukan berlebihan rasanya jika para calon sarjana sebaiknya membaca buku kecil ini karena buku ini ditulis secara khusus untuk membuka cara berpikir sekaligus memberikan cara-cara praktis agar para calon sarjana cepat lulus dan segera memperoleh pekerjaan.

@h_tanzil

1 comment:

Redaksi said...

Bagus BUkunya mas, dimana yah bisa mendapatkan buku ini ?